Suatu Hari Kamu Menangis

by - 8:07:00 AM

Credit: Google
Kawan...
Suatu  hari ada kalanya air di pelupuk mata tak tahan untuk berderai di pipi manismu. Itu sama mungkin seperti yang baru saja dialami perempuan di sebelah rumah. Aku bahkan tak tahu siapa namanya, berapa umurnya, dan apa pekerjaannya, atau bahkan apa agama yang dianutnya.

Tetapi ia menderu-deru dalam raungan kesedihan. Entah apa yang ia tangisi...
Mungkin kerabat dekat yang meregang nyawa?
Mungkin kekasihnya yang tak jua berani menghadap ayahandanya?
Aku sama sekali tak punya ide apa yang sedang mengiris hatinya...

Tetapi sekali lagi, semua orang bisa dan boleh menangis. Bahkan menangis itu melegakan dada yang sesak.

Namun, ya Rabb...
Aku berharap pada Mu, semoga engkau Yang Maha Pemurah berkenan membiarkanku tersenyum dan tertawa lebih lama seperti aku yang tersenyum dan tertawa bersama mereka. Mereka sahabat-sahabat tercinta yang bersama mereka membuatku jatuh hati lagi dan selamanya pada Mu.

Aamiin...

You May Also Like

0 comments