Perpetual Rain

by - 2:52:00 PM

Credit: Tomoko Uji on Unsplash
Awesome readers, belakangan sebuah hikmah berkelindan dalam ingatan. Hikmah yang disisipkan dalam sebuah kajian kitab. Dalam hikmah tersebut, awesome writer terpana akan perumpamaan indah dari ibunda 'Aisyah radhiyallahu 'anha. 

Beliau radhiyallahu 'anha kala itu menjelaskan tentang bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beramal. Beliau radhiyallahu 'anha menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beramal setiap harinya seumpama diimah.

Hmm... apakah gerangan yang disebut dengan diimah? Diimah dalam hal ini bermakna amal yang dikerjakan secara terus menerus laksana hujan yang tenang yang bergemercik tiada henti. Hujan yang berderai tanpa dibersamai guruh maupun gemuruh.


H
mm... penggalan hikmah yang begitu memikat untuk diikat. Hikmah ini kembali mengingatkan dengan kaidah yang cukup sering dikutip oleh Ustadz Nuzul hafidzahullah:

من ثبت نبت

Hikmah ini, pada poros lainnya, membuat terkagum akan betapa Allah mengajarkan begitu banyak ilmu pada para ulama terdahulu radhiyallahu 'anhum wa rahimahumullah. Sehingga, hari ini kita bisa "tinggal" menikmati dan menyelaminya. Semoga tidak hanya berhenti di sini ya (menikmati dan menyelami). Sementara, mereka, orang-orang shalih terdahulu harus berpayah dalam meraihnya.

Hikmah ini kemudian mengingatkan pada fancy words milik Duckworth dalam bukunya, "Enthusiasm is common, endurance is rare."

Hikmah ini mengingatkan pula pada Clear yang mengumpamakan bangunan habits dengan lari marathon. Lari jarak jauh yang memaksa kita memelihara pasokan energi dan semangat agar tetap bersahaja. Bukan energi dan semangat yang bersifat meledak-ledak yang cenderung temaram di tengah perjalanan lalu padam.

Pada intinya, semua ini menjadi pengingat betapa istiqamah (dalam bidang apapun) mudah untuk diucapkan, tapi ia mempersyaratkan pengorbanan yang tak terperikan. 

Semoga Allah menolong kita menjadi bagian dari orang-orang yang istiqamah. Semoga Allah menganugerahkan pula kepada kita ilmu yang bermanfaat dan menjauhkan kita dari ilmu yang tidak bermanfaat.


Referensi:
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri. (2020). Dalam Kajian Kitab Riyadhus Shalihin. Serial "233. Amalan yang Paling Dicintai oleh Allah"

Duckworth, A. (2019). Grit: The Power of Passion and Perseverance. London: Vermilion.

Clear, J. (2018). Atomic Habits. New York: Avery.


You May Also Like

0 comments